Tuesday, August 6, 2013

Finding the Right Running Shoes in Sporting Goods Stores

If you are getting ready to hit some different sporting goods stores to find some running shoes, you may wind up feeling a bit overwhelmed with the choices that you have. This is a very important decision, though, so you'll need to take your time and wade through all of your options. Being careful now can pay off for you substantially in the long term.
You'll probably want to go to a few different sporting goods stores to make sure you find the right brand and fit. The type of fee you have will be a vital consideration when deciding on the kind of shoe that you want. A staff member will be able to quickly determine this by simply watching you walk without any shoes on. If you want to check this yourself, wet the bottom of your feet and check the imprint you leave on your front or back porch.
The three major foot types are flat, normal or medium arch, and high arch. If you have flat feet, the entire sole of your foot will be visible in the imprint. If you have a normal arch, there will be a significant part of your sole missing from the imprint. If you have a high arch, the imprint will show a gap between the area below your toes and slightly above your heel.
Shoes for Flat Feet
If the entirety of the bottom of your foot hits the ground with each step you take, you'll want to consider a motion control shoe. This type is usually made of foam and has plastic support shanks under the foot to support your arches. They are usually somewhat heavier due to this added support and they also tend to have a wider base.
Medium/Normal and High Arches
In this instance, there will be a bit of space between the middle of the foot and the ground. This calls for a shoe that offers a bit more stability depending on how much support you need. When a foot has a high arch, the middle portion is so high that it never touches the ground. You'll want a neutral type of shoe that has no arch supports, but rather arch cushioning.
Try on two or three different shoes from three different manufacturers when you're making the rounds in your local sporting goods stores. Walk around for a bit and even try to do some light jogging. You'll want to pay special attention to the fit of the heel, toe room, and the width. Make sure that your heel doesn't slip up and down while either walking or running. You don't want the shoe to feel too loose or tight. Remember that if a shoe feels tight when you put it on, it will only feel tighter as your foot expands while you're running.

Article Source: http://EzineArticles.com/7917643

Tuesday, May 14, 2013

Fenomena Facebook dan Twitter

Sagala-Aya -Tidak bisa dipungkiri bahwa dunia saat ini tidak pernah terlepas dari yang namanya internet. Dimanapun sudah ada internet, bahkan sampai di peloksok desa. Mungkin bisa dikatakan hidup tanpa internet, bagaikan sayur tanpa garam. Berbicara soal internet tidak bisa jauh dari yang namanya situs jejaring sosial yang sekarang ini banyak digemari oleh berbagai kalangan. Dari anak kecil hingga orang dewasa suka akan memainkan situs jejaring sosial ini.

Jejaring sosial yang banyak digemari sekarang ini adalah facebook dan twitter. Orang-orang banyak yang memakai kedua situs ini, bahkan penggunanya sudah jutaan orang. Setiap hari, setiap jam, bahkan setiap detik, pasti orang-orang update status atau sekedar membuka saja. Di Facebook misalnya, orang-orang bisa berkenalan, memasang foto, chatting, video call, dan yang lainnya. Semuanya dilakukan dengan begitu mudahnya. Di Twitter juga sama, bisa seperti apa yang dilakukan facebook, cuman tidak bisa chatting dan video call.

Segala sesuatu pasti ada positif dan negatifnya. Positifnya, kita bisa berkenalan dengan teman-teman yang bahkan tidak kita kenal sebelumnya. Bisa mencari teman lama yang hilang, bisa promo produk pribadi, dan yang lainnya. Akan tetapi negatifnya juga banyak, misalkan bisa untuk ajang menipu orang, perselingkuhan yang bisa meretakkan rumah tangga, dan juga yang lainnya. Tergantung kita menyikapinya bagaimana cara memainkan kedua situs jejaring sosial ini agar kita tidak terjerumus kepada yang negatifnya. (and) 

Monday, May 13, 2013

Berbagai Model E-Learning

Sagala-Aya - Banyak Model pokok dari pelatihan atau model-model instruksional menjadi tulang punggung/kekuatan dari pelatihan dan pengajaran yang valid dan bernilai. Ketika ini dapat digunakan sebagai panduan, maka apapun tipe teknologi yang digunakan tidak akan menjadi masalah. Kekuatan-kekuatan tertentu dan berbagai kelemahan dari sebuah model training dapat dipertimbangkan dengan tujuan untuk memaksimalkan manfaat yang dapat diberikan kepada pelajar.

1. Tutorial
Tutorial merupakan salah satu dari banyak mode pendidikan yang kuno dan lazim digunakan. Sebuah tutorial yang baik akan menyajikan informasi dan panduan, memastikan pelajar memiliki sebuah kesempatan untuk mengerti instruksi yang ada di dalamnya, dan selanjutnya memberikan informasi yang baru.

2. Simulasi
Simulasi digunakan untuk membuat situasi tempat kerja yang sesungguhnya. Keadaan yang mendekati nyata merupakan kunci sukses bagi simulasi, tetapi tidak setiap elemen dari sebuah simulasi dapat menjadi realistik.

3. Electronic Performance Support Systems
Electronic Performance Support Systems (EPSSs) dibuat untuk memberikan sebuah tool kepada individu yang dapat membantu melakukan sebuah tugas ketika mereka membutuhkannya. Performance Support System membantu pelajar untuk menentukan kapan mereka membutuhkan bantuan kemudian meminta panduan yang diperlukan. Contoh yang paling mudah dijumpai dalam sebuah Performance Support System adalah fiur "Help" yang disertakan dalam aplikasi Microsoft Office.

4. Game Instruksional
Banyak teori pendidikan berpendapat bahwa game diperlukan untuk pendidikan yang diselenggarakan bagi anak-anak dan dapat dikembangkan lebih luas dalam bidang pendidikan bagi orang dewasa. Game dapat memiliki manfaat besar karena lebih mudah dipahami daripada berbagai mode instruksi, dalam hal ini mengurangi tekanan pengajar dan meningkatkan rasa kedekatan antara pengajar dengan pelajar. (and)

Sunday, May 12, 2013

Sekilas Tentang Filateli


Sagala-Aya - Tahu Gak Filateli itu apa? Filateli adalah hobi mengumpulkan prangko dan benda-benda pos lainnya. Pengumpulan benda-benda pos itu kebanyakan mengutamakan edisi lama. Meski edisi baru juga ikut dikumpulkan, tetapi banyak yang lebih mengutamakan perangko yang sudah lami, kenapa demikian karena semakin tua usia benda pos tersebut, maka harganya semakin tinggi. Waw bisa menghasilkan uang bo!! Orang yang mengumpulkan filateli biasa disebut filatelis.

Hobi mengumpulkan benda pos adalah salah satu hobi yang paling banyak diminati di seluruh dunia. Baik anak-anak ataupun remaja. Hobi seperti ini sudah ada dari sejak tahun 1980’an. Walaupun ada yang bilang hobi mengumpulkan perangko dan benda pos lainnya disebut hobi Jadul (Zaman Dulu) padahal hobi tersebut kalau ditekuni akan menghasilkan uang jutaan rupiah, atau bahkan milyaran rupiah. Tapi memang hobi ini membutuhkan kesabaran dan ketekunan, bahkan bisa mengeluarkan uang demi mendapatkan perangko atau benda pos tersebut.

Perangko yang akan dikumpulkan harus benar-benar di amati dengan baik. Karena jangan salah, sekarang sudah banyak prangko yang palsu. Maka dari itu para Filatelis dalam mengamati dan mempelajari prangko biasanya menggunakan pinset untuk menjepit prangko dan  kaca pembesar.

Tanpa disadari seseorang yang mengumpulkan perangko dengan sungguh-sungguh, akan memperoleh pengetahuan yang luas. Dan tanpa disadari juga akan memberikan manfaat bagi kita, yaitu akan memupuk sifat semangat, sabar, tekun, teliti, hemat, kreatif, dan jujur. (tuw)

Saturday, May 11, 2013

Sekilas Tentang E-Learning (Bagian 2)

Sagala-Aya - Dalam teknologi e-Learning, semua proses belajar-mengajar yang didapatkan di dalam sebuah kelas dilakukan secara live namun virtual, artinya pada saat yang sama seorang guru mengajar di depan sebuah komputer yang ada di suatu tempat, sedangkan para siswa mengikuti pelajaran tersebut di komputer yang lain. Dalam hal ini secara langsung guru dan siswa tidak bertatap muka, namun secara tidak langsung guru dan siswa berinteraksi dalam waktu yang sama.

Rasanya pantas jika kita mengatakan bahwa bersekolah menjadi lebih mudah dan menyenangkan. Dengan beberapa kali klik, semua proses belajar-mengajar dapat diselesaikan dengan cepat, disamping secara psikologis, siswa menjadi jauh dari tekanan, baik dari pihak institusi pendidikan maupun staf pengajar.

Konsep dasarnya, sistem pendidikan e-Learning merupakan program multi-channel yang menggunakan berbagai media elektronik dan digital dalam menjalankan fungsi pendidikan berupa portal e-Learning  (web based e-Learning) dan Teleconference atau tatap muka jarak jauh menggunakan media komputer yang dilengkapi dengan web camera dan microphone. Dengan demikian memungkinkan pengajar dan siswa bisa saling berinteraksi, bertatap muka dan berbicara dari jarak jauh. (and-buku belajar sendiri membuat cd multimedia interaktif untuk bahan ajar e-Learning)

Friday, May 10, 2013

Sekilas Tentang E-Learning (Bagian 1)


Sagala-Aya - Istilah e-Learning dapat didefinisikan sebagai sebuah bentuk teknologi informasi yang disiapkan di bidang pendidikan dalam bentuk sekolah "maya". Definisi e-Learning sendiri sebenarnya sangatlah luas, bahkan sebuah portal/web besar yang menyediakan informasi tentang suatu topik dapat tercakup dalam lingkup e-Learning ini. Namun istilah e-Learning lebih tepat ditujukan sebagai usaha untuk membuat sebuah transformasi proses belajar mengajar yang ada di sekolah ke dalam bentuk digital yang dijembatani oleh teknologi internet.

e-Learning merupakan istilah untuk pendidikan yang disampaikan dengan banyak pengertian. Di masa lalu, hal ini termasuk digunakannya komputer mainframe, floppy diskette, CD-ROM multimedia, dan video disk interaktif. Saat ini, teknologi Web (internet dan intranet) telah menjadi media penyampaian yang paling digemari. Di masa depan, e-Learning akan disampaikan menggunakan PDA's (misalnya Palm Pilot dan Pocket PC) bahkan lewat piranti wireless seperti telepon selular. Ini merupakan hal baru, bentuk pendidikan bergerak (mobile education) yang disebut m-Learning.

Harus diakui bahwa tujuan e-Learning menitikberatkan pada efisiensi proses belajar mengajar. Cara pengajaran maupun materi ajar tetap mengacu pada kurikulum nasional. Konsep Knowledge Management, belajar mandiri yang berbasis pada kreativitas siswa, akan mendorong siswa melakukan analisa hingga sintesa pengetahuan, menghasilkan tulisan, informasi dan pengetahuan sendiri menjadi fokus yang lebih mengarah ke masa depan. Siswa tidak lagi dibombardir dengan doktrin ilmu pengetahuan tetapi juga lebih dirangsang untuk mengeksplorasi pengetahuan dan menjadi bagian integral proses pemurnian pengetahuan itu sendiri. (and-buku belajar sendiri membuat cd multimedia interaktif untuk bahan ajar e-Learning)

Wednesday, May 8, 2013

Asal Mula Kemunculan Internet


Sagala-aya - Pada tahun 1957, Uni Soviet (sekarang Rusia) meluncurkan satelit Sputnik yang merupakan ancaman bagi rival mereka yakni Amerika Serikat. Untuk menjaga kedigdayaannya, Presiden Amerika saat itu, D. Eisenhower, membentuk Advanced Research Project Agency (ARPA), sebuah lembaga riset yang bernaung di bawah Departemen Pertahanan Amerika Serikat. Pada tahun 1969, Dephan AS memerintahkan ARPA untuk membangun jaringan komunikasi berbasis komputer agar mampu berhubungan dengan universitas. Jaringan komunikasi ini disebut APRAnet. APRAnet hanya menghubungkan empat situs, diantaranya : University of California at Santa Barbara (UCSB), University of Utah, Stanford Research Institute (SRI), dan University of California at Los Angeles (UCLA). Pada tahun 1970, SRI menghasilkan sebuah protokol yang disebut TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol). Protokol ini terus berkembang menjadi protokol standar dalam internet.

Fungsi utama TCP/IP adalah menjembatani komputer yang memiliki sistem operasi dan perangkat keras yang berbeda. Dengan adanya TCP/IP, maka komputer yang terkoneksi dalam internet saling bertukar informasi. Berikut beberapa layanan internet yang berbasis TCP/IP diantaranya adalah www (World Wide Web), FTP (File Transfer Protocol), remote login (Telnet/Network Terminal Protocol), e-mail, NFS (Network File System), dan sebagainya. (and)