Showing posts with label e-Learning. Show all posts
Showing posts with label e-Learning. Show all posts

Monday, May 13, 2013

Berbagai Model E-Learning

Sagala-Aya - Banyak Model pokok dari pelatihan atau model-model instruksional menjadi tulang punggung/kekuatan dari pelatihan dan pengajaran yang valid dan bernilai. Ketika ini dapat digunakan sebagai panduan, maka apapun tipe teknologi yang digunakan tidak akan menjadi masalah. Kekuatan-kekuatan tertentu dan berbagai kelemahan dari sebuah model training dapat dipertimbangkan dengan tujuan untuk memaksimalkan manfaat yang dapat diberikan kepada pelajar.

1. Tutorial
Tutorial merupakan salah satu dari banyak mode pendidikan yang kuno dan lazim digunakan. Sebuah tutorial yang baik akan menyajikan informasi dan panduan, memastikan pelajar memiliki sebuah kesempatan untuk mengerti instruksi yang ada di dalamnya, dan selanjutnya memberikan informasi yang baru.

2. Simulasi
Simulasi digunakan untuk membuat situasi tempat kerja yang sesungguhnya. Keadaan yang mendekati nyata merupakan kunci sukses bagi simulasi, tetapi tidak setiap elemen dari sebuah simulasi dapat menjadi realistik.

3. Electronic Performance Support Systems
Electronic Performance Support Systems (EPSSs) dibuat untuk memberikan sebuah tool kepada individu yang dapat membantu melakukan sebuah tugas ketika mereka membutuhkannya. Performance Support System membantu pelajar untuk menentukan kapan mereka membutuhkan bantuan kemudian meminta panduan yang diperlukan. Contoh yang paling mudah dijumpai dalam sebuah Performance Support System adalah fiur "Help" yang disertakan dalam aplikasi Microsoft Office.

4. Game Instruksional
Banyak teori pendidikan berpendapat bahwa game diperlukan untuk pendidikan yang diselenggarakan bagi anak-anak dan dapat dikembangkan lebih luas dalam bidang pendidikan bagi orang dewasa. Game dapat memiliki manfaat besar karena lebih mudah dipahami daripada berbagai mode instruksi, dalam hal ini mengurangi tekanan pengajar dan meningkatkan rasa kedekatan antara pengajar dengan pelajar. (and)

Saturday, May 11, 2013

Sekilas Tentang E-Learning (Bagian 2)

Sagala-Aya - Dalam teknologi e-Learning, semua proses belajar-mengajar yang didapatkan di dalam sebuah kelas dilakukan secara live namun virtual, artinya pada saat yang sama seorang guru mengajar di depan sebuah komputer yang ada di suatu tempat, sedangkan para siswa mengikuti pelajaran tersebut di komputer yang lain. Dalam hal ini secara langsung guru dan siswa tidak bertatap muka, namun secara tidak langsung guru dan siswa berinteraksi dalam waktu yang sama.

Rasanya pantas jika kita mengatakan bahwa bersekolah menjadi lebih mudah dan menyenangkan. Dengan beberapa kali klik, semua proses belajar-mengajar dapat diselesaikan dengan cepat, disamping secara psikologis, siswa menjadi jauh dari tekanan, baik dari pihak institusi pendidikan maupun staf pengajar.

Konsep dasarnya, sistem pendidikan e-Learning merupakan program multi-channel yang menggunakan berbagai media elektronik dan digital dalam menjalankan fungsi pendidikan berupa portal e-Learning  (web based e-Learning) dan Teleconference atau tatap muka jarak jauh menggunakan media komputer yang dilengkapi dengan web camera dan microphone. Dengan demikian memungkinkan pengajar dan siswa bisa saling berinteraksi, bertatap muka dan berbicara dari jarak jauh. (and-buku belajar sendiri membuat cd multimedia interaktif untuk bahan ajar e-Learning)

Friday, May 10, 2013

Sekilas Tentang E-Learning (Bagian 1)


Sagala-Aya - Istilah e-Learning dapat didefinisikan sebagai sebuah bentuk teknologi informasi yang disiapkan di bidang pendidikan dalam bentuk sekolah "maya". Definisi e-Learning sendiri sebenarnya sangatlah luas, bahkan sebuah portal/web besar yang menyediakan informasi tentang suatu topik dapat tercakup dalam lingkup e-Learning ini. Namun istilah e-Learning lebih tepat ditujukan sebagai usaha untuk membuat sebuah transformasi proses belajar mengajar yang ada di sekolah ke dalam bentuk digital yang dijembatani oleh teknologi internet.

e-Learning merupakan istilah untuk pendidikan yang disampaikan dengan banyak pengertian. Di masa lalu, hal ini termasuk digunakannya komputer mainframe, floppy diskette, CD-ROM multimedia, dan video disk interaktif. Saat ini, teknologi Web (internet dan intranet) telah menjadi media penyampaian yang paling digemari. Di masa depan, e-Learning akan disampaikan menggunakan PDA's (misalnya Palm Pilot dan Pocket PC) bahkan lewat piranti wireless seperti telepon selular. Ini merupakan hal baru, bentuk pendidikan bergerak (mobile education) yang disebut m-Learning.

Harus diakui bahwa tujuan e-Learning menitikberatkan pada efisiensi proses belajar mengajar. Cara pengajaran maupun materi ajar tetap mengacu pada kurikulum nasional. Konsep Knowledge Management, belajar mandiri yang berbasis pada kreativitas siswa, akan mendorong siswa melakukan analisa hingga sintesa pengetahuan, menghasilkan tulisan, informasi dan pengetahuan sendiri menjadi fokus yang lebih mengarah ke masa depan. Siswa tidak lagi dibombardir dengan doktrin ilmu pengetahuan tetapi juga lebih dirangsang untuk mengeksplorasi pengetahuan dan menjadi bagian integral proses pemurnian pengetahuan itu sendiri. (and-buku belajar sendiri membuat cd multimedia interaktif untuk bahan ajar e-Learning)